Narasi Novel Dago Love Story
Narasi: Dago mengikuti arah pandang perempuan itu hingga dia menemukan seorang pria tua berdiri di sisi mobil Fortuner berwarna hitam. Keduanya saling menatap. “Tar?” Dago mencari satu jawaban paling masuk akal dari pertanyaan di kepalanya sendiri. Mungkinkah itu ayah Mentari? Apakah dia orangnya? Dia merasakan tangan Mentari gemetar ketika meremas lengannya. Getaran itu makin menjadi saat si pria tua mendekati mereka, lalu berdiri tepat di hadapan keduanya. “Mentari? Kamu anak Papa, ‘kan?” Napas Mentari menjadi sesak ketika suara berat itu mengalun hingga ke indera pendengarannya. Dago menatap wajah kekasihnya. Dia terhenyak saat melihat titik air mata menetes di pipi Mentari. Jadi benar, itu adalah ayahnya Mentari. “Papa…,” bisik Mentari parau. “Ya, ini Papa, Nak.” Mentari melepaskan genggam tangannya pada Dago lalu menghambur ke dekapan pria tua itu. Tangisan mereka berbaur menjadi satu. Mentari terisak di dada sang ayah, dan tangan besar ayahnya mengusap penuh sayang ram...